Oleh : Masduki Ibnu Zeayah
Kata fauz (فَوْزٌ) merupakan
bentuk mashdar (infinitif) dari fâza – yafûzu – fawzan (فَازَ يَفُوْزُ فَوْزًا ). Bentuk jamak dari fauz ( فَوْزٌ) adalah fawâiz ( فَوَائِزٌ). Di dalam Al-Qur’an, kata fauz (فَوْزٌ) dan kata yang
seasal dengan kata itu disebut 29 kali.
Secara bahasa, kata fauz (فَوْزٌ)
berarti azh-zharf bil khaîr wan najâtu minasy syarri (الظَّرْفُ بِالْخَيْرِ وَالنَّجَاةُ مِنَ الشَّرِّ = Keberhasilan memperoleh kebaikan dan terlepas dari
kejahatan). Dengan kata lain, fauz (فَوْزٌ) berarti ‘keberuntungan’. Kata lain yang
sinonim dengan fauz (فَوْزٌ) yang terdapat di dalam Al-Qur’an adalah iflâh
(إِفْلاَحٌ
), seperti qad aflaha man tazakkâ (قَدْ
أَفْلَحَ مَنْ تَزَكًّى =
sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan dirinya) (QS. Al-A‘lâ [87]:
14) dan qad aflahal mu’minûn (قَدْ أَفْلَحَ
الْمُؤْمِنُوْنَ =
Sesungguhnya beruntunglah orang yang beriman) (QS. Al-Mu’minûn [23]: 1). Akan
tetapi, kata iflâh (إِفْلاَحٌ) lebih umum dari kata fauz (فَوْزٌ),
karena bisa mencakup kemenangan di dunia dan di akhirat. Untuk di dunia seperti
tukang sihir yang tak akan menang melawan Nabi Musa as. (QS. Thâhâ [20]: 69).
Untuk di akhirat, sebagaimana yang dikemukakan oleh Al-Qurthubi, keberuntungan
yang diperoleh seseorang yang berat timbangan baiknya (QS. Al-A‘râf [7]: 8).
Kata fauz (فَوْزٌ) lebih dikhususkan kepada keberuntungan atau kemenangan yang
akan diperoleh di akhirat kelak, sebagai keberuntungan yang hakiki atau fauzun
‘azhîm (فَوْزٌ عَظِيْمٌ) (QS. Ash-Shâffât [37]: 60, QS. At-Taubah [9]: 100, dan
sebagainya).
Dengan demikian, secara terminologis,
kata fauz (فَوْزٌ) berarti hasil baik atau keberuntungan yang akan diperoleh seseorang
yang beriman sebagai imbalan dari perbuatan baik (‘amal shâlih) yang
dilakukan selama di dunia. Hasil baik itu adalah kesenangan surga dan terhindar dari
siksaan neraka. Jadi, keberuntungan yang dimaksud di sini adalah keberuntungan
yang bersifat rohani dan bukan keberuntungan materi seperti yang diperoleh
manusia di dunia ini.
Bila kita
telusuri ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang fauz (فَوْزٌ),
hanya satu yang menggunakan afûzu (أَفُوْزُ), yang berarti
‘saya beruntung’. Itu pun menggambarkan ucapan orang munafik yang memahami
‘keberuntungan’ sebagai keberuntungan yang bersifat materi (QS. An-Nisâ’ [4]:
73). Selebihnya mengandung makna ‘pengampunan dan keridhaan Tuhan serta
kebahagiaan surgawi’. Oleh karena itu, ucapan wal fâ’izîn (وَالْفَائِزِيْنَ)
sebagai sambungan dari ucapan minal ‘âidîn (مِنَ الْعَائِدِيْنَ)
yang sering diucapkan pada hari Idul Fitri dipahami di dalam arti harapan dan
doa, yakni semoga kita semua memperoleh ampunan dan ridha Allah swt. sehingga
kita mendapatkan kenikmatan surga.
Salah satu
persyaratan memperoleh keberuntungan itu adalah suka memaafkan orang lain serta
lapang dada (QS. An-Nûr [24]: 22). Ayat ini berkaitan dengan kisah Abu Bakar
ra. yang semula tidak akan memaafkan orang yang menyebarkan berita bohong
tentang anaknya, sekaligus istri Nabi Muhammad, Aisyah ra. Setelah ayat ini
turun maka Abu Bakar memaafkannya dan memperoleh keberuntungan di akhirat
nantinya.
Keberuntungan
di dalam arti fauz (فَوْزٌ)
dikemukakan oleh Al-Qur’an sebagai keberuntungan yang kekal dan tidak akan
habis-habisnya (QS. At-Taubah [9]: 100, QS. An-Nisâ’
[4]: 13, QS. At-Taghâbun [64]: 9, dan sebagainya).
Al-Barwaswi, dengan mengutip
pendapat Ibnu ‘Ata’ mengatakan, al-fâ’izûn (اَلْفَائِزُوْنَ) itu adalah orang-orang yang taat kepada
Allah dengan arti memerkenankan seruan yang hakiki dan taat kepada Rasulullah
di dalam arti memerkenankan seruan yang berisikan nasihat-nasihat. Ditambahkan
oleh Al-Maraghi bahwa taat kepada Allah dan Rasul-Nya berarti semua perintah
agama diikuti dan semua larangan agama dijauhi. Takut kepada Allah berarti
takut berbuat dosa, karena itu mereka tinggalkan sehingga muncul rasa ingin
menghindar dari dosa tersebut (takwa). Karena ketakwaan itulah mereka
memperoleh fauz ( فَوْزٌ
= keberuntungan yang sesungguhnya) dan terhindar dari siksaan neraka (QS.
Az-Zumar [39]: 61).
Syukron Atas Kunjungan
Anda..
Mohon Luangkan waktu
ANDA sebentar untuk MengKlik Web diBawah ini.
karena Kami sangat membutuhkan bantuan ANDA..
karena Kami sangat membutuhkan bantuan ANDA..

Posting Komentar
Komentar Kritik dan Saran yang Membangun sangat Berarti bagi Kami.
Terimakasih sudah mampir di Blog yang Sederhana ini :D
Mohon untuk LIKE Pane Fage Pondok Yatim Daarussalam di Pojok Kanan Atas. Terimakasi..