Sabtu, 25 Maret 2010
Penulis: Masduki Ibnu Zeayah
1.
Sesungguhnya termasuk dari I’tiqod yang telah maklum dalam Dinul-Islam dan
telah disepakati kaum muslimin adalah tidak ada agama yang haq di muka bumi ini
kecuali Islam. Dinul-Islam adalah sebagai penutup dan penghapus seluruh
agama-agama dan syariat-syariat terdahulu / sebelumnya. Tidak tinggal di muka
bumi ini agama yang dengannya kita menjalankan peribadahan kepada Alloh تعلي
kecuali agama Islam. Dalilnya adalah firman Alloh تعلي :
وَمَن
يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ
مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barang siapa mencari agama selain
agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya dan
dia diakherat termasuk orang-orang yang rugi”. (QS. Ali Imran: 85).
2.
Sesungguhnya barang siapa yang berkeyakinan bahwa Yahudi dan Nashoro mereka
tidak kafir maka sungguh dia telah kafir, karena telah mendustakan Alloh تعلي
yang telah mengkabarkan tentang kekafiran mereka. Alloh تعلي berfirman yang
artinya : Sesungguhnya orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang
musyrik (akan masuk) keneraka jahannam; mereka kekal didalamnya. Mereka itu
adalah seburuk-buruk makhluk” (Al-Bayyinah: 6).
Alloh تعلي
berfirman tentang keadaan orang-orang Yahudi secara khusus :
فَبِمَا
نَقْضِهِمْ مِّيثَاقَهُمْ وَكُفْرِهِم بَآيَاتِ اللَّهِ وَقَتْلِهِمُ
الأَنْبِيَآءَ بِغَيْر حَقًّ وَقَوْلِهِمْ قُلُوبُنَا غُلْفٌ بَلْ طَبَعَ اللَّهُ
عَلَيْهَا
بِكُفْرِهِمْ فَلاَ يُؤْمِنُونَ إِلاَّ قَلِيلاً
“Maka (Kami lakukan terhadap mereka
beberapa tindakan), disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena
kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Alloh dan mereka membunuh
nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan:’Hati kami tertutup’. Bahkan
sebenarnya Alloh telah mengunci mati hati mareka karena kekafirannya, karena
itu mereka tidak beriman kecuali sebagian kecil dari mereka”. (An-Nisa’: 155).
وَبِكُفْرِهِمْ
وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَاناً عَظِيماً
“Dan karena kekafiran mereka
(terhadap ‘Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar
(zina)”. (An-Nisa’: 156).
وَقَوْلِهِمْ
إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا
قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـكِن شُبِّهَ لَهُمْ
“Dan karena ucapan mereka:
’Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih ‘Isa bin Maryam, Rasul Alloh,
padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya tetapi (yang
mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka”. (An-Nisa’:
157).
Kemudian
Alloh تعلي berfirman mengulang beberapa kali tentang kekafiran orang-orang
Nashoro:
لَّقَدْ
كَفَرَ الَّذِينَ قَآلُواْ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَم
“Sesungguhnya telah kafir
orang-orang yang mengatakan:’Sesungguhnya Alloh itu adalah Al- Masih bin
Maryam”. (Al-Maidah: 17).
لَّقَدْ
كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَـهٍ
إِلاَّ إِلَـهٌ وَاحِدٌ وَإِن لَّمْ يَنتَهُواْ عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ
الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Sesungguhnya kafirlah orang-orang
yang mengata kan: ’Bahwasanya Alloh salah satu dari tiga’, padahal sekali-kali
tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi selain (Alloh) yang Esa.
Apabila mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti
orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih”.
(Al-Maidah: 73).
Maka barang siapa yang tidak
mensifati orang-orang Yahudi dan Nashoro dengan kekufuran maka dia telah kafir,
karena telah mendustakan apa yang dikabarkan oleh Alloh Azzawajalla tentang
kekafiran mereka.
3. Sesungguhnya barang siapa yang
menganggap bahwa agama Islam adalah sama dengan agama-agama sebelumnya (seperti
Yahudi dan Nashoro) yang telah terhapus syariatnya dengan syariat Islam dan
memberikan keluasan atau memperbolehkan kaum muslimin untuk keluar dari
agamanya dan memperbolehkan memilih agama selain Islam maka sungguh dia telah
kafir.
Berkata
Syaikhul Islam Muhammad bin Abdil Wahab رحمه الله dalam ‘Pembatal-pembatal
Islam’ no.9:
”Barang
siapa yang berkeyakinan bahwa kaum muslimin diberikan keluasan atau
diperbolehkan keluar dari syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad maka dia telah
kafir, berdasarkan firman Alloh تعلي:
وَمَن
يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ
مِنَ الْخَاسِرِين
“Barang siapa mencari agama selain
agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya dan
dia di akherat termasuk orang-orang yang rugi”. (QS. Ali Imran: 85)”
4. Sesungguhnya orang-orang kafir
dari golongan Yahudi, Nashoro dan selain dari keduanya mereka adalah musuh
Alloh, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman dan mereka adalah Ahlun-Nar
(penghuni neraka Jahanam).
Hal ini
sebagaimana firman Alloh تعلي:
إِنَّ
الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
خَالِدِينَ فِيهَ أَوْلَـئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
“Sesuآngguhnya
orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke
neraka jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk
makhluk” (Al- Bayyinah: 6).
(Lihat Fatwa Haiah Kibarul-Ulama
no.19402, tanggal 25/1/1418 H).
(Sumber : Bulletin Al Atsary Edisi
2/Dzulhijjah/1426H. Diterjemahkan oleh : Al-Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab
“Fatawa Syeikh Ahmad bin Yahya An-Najmi”)
Syukron Atas Kunjungan
Anda..
Mohon Luangkan waktu
ANDA sebentar untuk MengKlik Web diBawah ini.
karena Kami sangat membutuhkan bantuan ANDA..
karena Kami sangat membutuhkan bantuan ANDA..

Posting Komentar
Komentar Kritik dan Saran yang Membangun sangat Berarti bagi Kami.
Terimakasih sudah mampir di Blog yang Sederhana ini :D
Mohon untuk LIKE Pane Fage Pondok Yatim Daarussalam di Pojok Kanan Atas. Terimakasi..