Oleh : Masduki Ibnu Zeayah
Ashhâb adalah
bentuk jamak dari shâhib (صَاحِبٌ = kawan,
teman, sahabat, penghuni, dan penduduk). Kata tersebut berasal dari shahiba
– yashhabu - shuhbatan (صَحِبَ
- يَصْحَبُ - صُحْبَةً) yang secara
harfiah mempunyai beberapa makna. Di antaranya, terekam di
dalam al-Quran, seperti ashhâb yang berarti murâfiq: shâhib fi as-safar ( مَرَافِقٌ:
صَاحِبُ فِى السَّفَرِ = teman di
dalam perjalanan), mu‘âsyir: shâhib fi
asy-syiddati
wa ar-rakhâ’ (مُعَاشِرٌ: صَاحِبٌ فِى الشِّدَّةِ وَالرَّخَاءِ = bergaul di dalam susah dan senang), mâlik (مَالِكٌ), qâim ‘alâ syai’ (قاَئِمٌ عَلَى شَيْئٍ = penjaga), muallif (مُؤَلِّفٌ = penyusun), tabi‘ au qaum (تَابِعٌ أَوْ قَوْمٌ = pengikut atau kaum), al-mutarjim (المُتَرْجِمُ = penerjemah), dan sebagai laqbun tasyrîfiy (لَقْبٌ تَشْرِيْفِىٌ = gelar kehormatan).
Kata ashhâb
dengan segala derivasinya disebutkan sebanyak 97 kali di dalam al-Quran
yang tersebar di 46 surat dengan makna-makna yang berbeda, seperti disebutkan di atas. Penggunaannya sebagian besar (94 kali)
dalam bentuk ism (kata benda). Dari 94 kali tersebut, 78 kali di
antaranya disebutkan dalam bentuk jamak (ashhâb), 14 kali dalam bentuk
tunggal (shâhib), dan hanya dua kali dalam bentuk mutsannâ (مُثَنَّى = kata benda yang menunjukkan dua) yaitu di dalam S. Yûsuf
[12]: 39 dan 4.
Ashhâb yang
bermakna "penghuni" disebutkan dalam beberapa ayat, terutama yang mudhâf
(مُضَافٌ = disandarkan) kepada kata an-nâr (النَّارُ = neraka), al-jahîm (الْجَحِيْمُ= neraka Jahim), as-sa‘îr (السَّعِيْرُ = neraka
Sair), dan al-jannah (الجَنَّةُ = surga), seperti yang terdapat di dalam S. al-Baqarah [2]: 39,
S. Al-Mâ’idah [5]: 10, S. Al-Mulk [67]: 10, dan S. Al-Baqarah [2]: 82.
Ashhâb yang
bermakna "penduduk" juga disebutkan dalam beberapa
ayat, terutama yang disandarkan pada nama kampung atau menyebut secara langsung
kampung itu sendiri, seperti Madyan, Aikah, Rass, dan Qaryah, seperti pada S.
At-Taubah [9]: 70, S. Yâsin [36]: 13, S. Al-Furqân [25]: 38. Ayat pertama
dan kedua menggambarkan ancaman Tuhan kepada orang-orang yang mendustakan Allah
dan rasul-Nya, di mana mereka disediakan azab yang pedih
dan akan dimasukkan ke dalam neraka sebagaimana umat-umat sebelum mereka,
seperti umat Nabi Nuh, kaum ‘Ad, kaum Samud, penduduk Madyan, dan penduduk
Aikah yang selalu mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka. Ayat ketiga
berkaitan dengan kisah penduduk suatu kota yang bisa menjadi pelajaran bagi
penduduk Mekah, yakni Allah mengutus kepada penduduk kota tersebut tiga
orang utusan tetapi mereka tetap mendustakannya.
Ashhâb yang
bermakna mâlik (pemilik) disebutkan antara lain di
dalam S. Al-Fîl [105]: 1. Ini digunakan dalam kaitan azab Allah kepada tentara
bergajah yang akan menghancurkan Ka'bah. Mereka
dipimpin Abrahah, gubernur Yaman. Sebelum masuk kota Mekah, tentara diserang
burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil hingga mereka musnah.
Ashhâb yang
bermakna ‘qâim ‘alâ asy-syai’’ (قَائِمٌ
عَلَى الشَّيْئ = penjaga) disebutkan antara
lain di dalam S. Al-Mudatstsir [74]: 31. Ini digunakan dalam kaitan neraka
Saqar yang dijaga oleh banyak malaikat.
Ashhab yang
bermakna tâbi‘ au qaum (تَابِعٌ أَوْ قَوْمٌ = pengikut atau kaum) disebutkan dalam beberapa ayat, di
antaranya dalam S. Asy-Syu‘arâ’ [26]: 61. Ini digunakan berkaitan dengan perintah Tuhan kepada Musa As. untuk
menyelamatkan Bani Israil dari Fir'aun
sekaligus perintah untuk membinasakan Fir'aun beserta
pengikut-pengikutnya.
Pecahan kata
ashhâb yang bermakna murâfiq: shâhib fi as-safar (menemani dalam perjalanan) disebut di dalam S.
Al-Kahf [18]: 76. Ini digunakan dalam kaitan kisah pertemuan Musa dan Khidr As.
ketika Musa dilarang untuk bertanya tentang apa yang dilakukan oleh Khidr
apabila ia masih ingin diikutsertakan dalam perjalanan.
Pecahan kata
ashhâb yang bermakna mu‘âsyir (menggauli) disebutkan di dalam S.
Luqman [31]: 15. Dan pecahan lainnya yang bermakna "teman",
"kawan", dan "sahabat" dapat dilihat dalam kisah hijrah
Nabi Saw. bersama Abu Bakar Ra. yang terekam di dalam S. At-Taubah [90]: 40.
Syukron Atas Kunjungan
Anda..
Mohon Luangkan waktu
ANDA sebentar untuk MengKlik Web diBawah ini.
karena Kami sangat membutuhkan bantuan ANDA..
karena Kami sangat membutuhkan bantuan ANDA..

Posting Komentar
Komentar Kritik dan Saran yang Membangun sangat Berarti bagi Kami.
Terimakasih sudah mampir di Blog yang Sederhana ini :D
Mohon untuk LIKE Pane Fage Pondok Yatim Daarussalam di Pojok Kanan Atas. Terimakasi..